Tue, April 5, 2015 ( GMT + 8.00 )    |   Forget Password
prediksi-argentina-vs-chile

PREDIKSI ARGENTINA VS CHILE FINAL COPA AMERICA 27 JUNI 2016

PREDIKSI ARGENTINA VS CHILE – Prediksi Skor Final Copa America 2016, Jadwal Pertandingan Final Argentina Vs Cile 27 Jun  2016 Pukul 07:00 WIB Live RCTI langsung dari Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, New Jersey.

Untuk kali kedua dalam dua tahun terakhir, Cile akan berhadapan dengan Argentina di Final Copa America.

HEAD TO HEAD TERAKHIR ARGENTINA VS CHILE
Argentina meraih kemenangan berharga setelah mengalahkan juara tahun lalu Cile dengan skor akhir 2-1 di laga perdana Copa America Centenario Grup D, Selasa (7/6) pagi WIB.

Bermain di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Argentina yang tampil tanpa diperkuat Lionel Messi dan Sergio Aguero dalam starting line-up tetap mampu memberikan tekanan intens.

Di 30 menit pertama saja, jalannya pertandingan lebih banyak dikuasai oleh Albiceleste sebagaimana Gonzalo Higuain, Angel di Maria dan Nicolas Gaitan kerap memberikan ancaman berarti ke gawang Cile kawalan Claudio Bravo.

Cile arahan pelatih Antonio Pizzi bukannya tanpa peluang. Sesekali mereka balas menyerang dengan salah satu kesempatan emas dimiliki oleh Alexis Sanchez setelah setengah jam permainan, namun sayang upayanya itu masih bisa digagalkan Sergio Romero.

Terlepas berbagai peluang yang dihasilkan, kedua tim gagal mencetak gol di paruh pertama hingga wasit Daniel Fedorczuk memerintahkan kedua kubu untuk memasuki ruang ganti

Di babak kedua, Argentina tetap mempertahankan gempurannya ke jantung pertahanan Cile, dan skor pun berubah di menit ke-51 setelah Di Maria sukses menuntaskan kiriman umpan Ever Banega sekaligus menaklukkan Bravo dari sebelah kiri dalam kotak penalti.

Delapan menit berselang, Argentina, yang kalah di final Copa America tahun lalu dari Cile, memperbesar keunggulannya lewat skema serupa seperti gol pertama. Kali ini yang menjadi pencetak gol adalah Banega dengan ia memanfaatkan assist Di Maria.

Cile yang tertinggal lantas berupaya untuk mengubah strategi, dengan pelatih Pizzi menarik keluar Eduardo Vargas dan menggantinya dengan Mauricio Pinilla di menit ke-68. Sementara itu, Argentina baru melakukan pergantian pemain pertama di 16 menit terakhir dengan Aguero dimasukkan menggantikan Higuain.

Dengan menit tersisa, Cile mencoba mengontrol permainan dan menekan pertahanan Argentina. Upaya mereka pada akhirnya berbuah hasil di masa injury time setelah pemain pengganti Jose Fuenzalida sukses menuntaskan tendangan bebas Fabian Orellana, namun itu terbilang telat dan hanya menjadi gol hiburan.

Adapun berkat kekalahan ini, La Roja – julukan Cile – untuk sementara bercokol di dasar klasemen dan raihan tiga poin mengantar Argentina memuncaki klasemen Grup D.

PERTANDINGAN TERAKHIR ARGENTINA :
Argentina memastikan diri lolos ke final Copa America Centenario setelah mempecundangi Amerika Serikat dengan Lionel Messi tampil mengesankan.

Argentina terbukti masih terlalu tangguh bagi Amerika Serikat. Meski laga dilangsungkan di NRG Stadium, Houston, Texas, Amerika tumbang dengan skor mencolok 4-0, Rabu (22/6) pagi WIB.

Sejak pertandingan dimulai, Argentina langsung tampil menekan sejak awal laga. Albiceleste pun langsung memetik hasil dari tekanan pertama mereka ke jantung pertahanan Amerika Serikat.

Bola yang jatuh di kaki Lionel Messi diberikan langsung kepada Ezequiel Lavezzi dengan umpan chip. Pemain PSG tersebut dengan mudah melesakkan bola dengan sundulannya untuk membawa Argentina memimpin 1-0 di menit tiga.

Tekanan Argentina berlanjut dengan pemain AS terus berusaha keluar dari gelombang serangan tim tamu. Tapi, ancaman masih terus datang ke gawang Brad Guzan.

Di menit 15 misalnya, dengan Messi menunjukkan kebolehannya menggiring bola melewati tiga pemain belakang AS dan melepas tendangan ke arah gawang. Beruntung Guzan masih sigap mengamankan gawangnya.

Tapi di menit 32, kiper AS itu harus mengambil bola dari gawangnya lagi. Berawal dari pelanggaran keras Chris Wondowlski yang menghentikan pergerakan Messi, tendangan bebas pun diberikan oleh wasit. Messi sendiri yang mmengeksekusi bola tersebut dengan menempatkannya ke sudut gawang AS tanpa bisa dijangkau oleh Guzan. 2-0 Argentina memimpin.

Gol indah Messi itulah yang pada akhirnya memecahkan rekor gol terbanyak Batistuta untuk Argentina.

Amerika Serikat berusaha untuk bangkit, tapi tekanan yang dilakukan tim besutan Jurgen Klinsmann itu selalu kandas di sektor pertahanan Argentina. Sementara Argentina terus membuka kesempatan menambah keunggulan, meski pada akhirnya skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di paruh kedua, tekanan berlanjut dan Argentina menambah keunggulan mereka, dan mungkin bisa dikatakan menutup peluang Amerika Serikat untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan.

Di menit 50, adalah Gonzalo Higuain yang mencetak gol ketiga Argentina. Mendapat umpan jauh dari Lavezzi, bola berhasil dikontrol pemain Napoli tersebut dan ditendang ke arah gawang Amerika Serikat. Pemain tuan rumah bisa melakukan blok, namun bola rebound kembali diarahkannya ke gawang untuk menambah keunggulan Argentina menjadi 3-0.

Setelahnya, sejumlah insiden terjadi, seperti tekel kasar yang dilakukan pemain Amerika terhadap Augusto Matias Fernandez, yang memaksanya harus menjalani perawatan dan diganti oleh Lucas Biglia di menit 59.

Marcos Rojo juga mengalami masalah dan harus menjalani perawatan di tengah lapangan, sementara beberapa menit setelahnya Lavezzi terlihat menabrak adboard di pinggir lapangan, yang juga memaksa tim medis Argentina merawatnya. Pada akhirnya Erik Lamela menggantikan dirinya di menit 67.

Dengan waktu terus berjalan semakin larut, permainan tim nasional AS tak menunjukkan perbaikan. Minim sekali peluang yang bisa diciptakan, yang membuat pemain belakang Argentina lebih santai mengamankan daerahnya.

Sebaliknya, pertahanan AS dibuat kelimpungan oleh mobilitas pemain Argentina. Sejumlah peluang juga tercipta, seperti aksi Lamela yang mendapat umpan terobosan dari Messi, namun arah tendangannya masih melebar, atau serangan balik cepat pemain Argentina yang gagal hanya karena akurasi umpan yang kurang bagus.

Jelang laga berakhir, Argentina menegaskan dominasi mereka dengan Higuain mencetak gol keduanya di pertandingan ini, sekaligus gol keempat untuk timnya.

Messi kembali memberi andil dengan merebut bola dari pemain belakang AS, mengirim umpan manis untuk Higuain dan dituntaskan dengan sempurna di menit 86. Skor 4-0 pun menjadi hasil final laga itu.

PERTANDINGAN TERAKHIR CHILE :

Keberhasilan Cile mengalahkan Kolombia ini memastikan terciptanya partai ulangan final Copa America 2015, dengan La Roja waktu itu sukses menundukkan Albiceleste lewat drama adu penalti setelah kedua tim mengakhiri waktu normal dan perpanjangan tanpa gol.

Kini baik Cile dan Argentina akan kembali dipertemukan dalam partai puncak, yang menurut rencana bakal digelar di MetLife Stadium, New Jersey pada Senin (27/6) pagi WIB.

Adapun di pertandingan ini, Cile yang berstatus sebagai juara bertahan mengawali laga dengan sangat baik. Dua gol cepat berhasil mereka ciptakan berkat sontekan Charlez Aranguiz di menit ketujuh, dan empat menit berselang giliran Jose Fuenzalida yang menjebol gawang Kolombia kawalan David Ospina.

Kolombia tidak tinggal diam. Mereka beberapa kali meraih peluang lewat kaki Jackson Martinez dan James Rodriguez, namun hingga babak pertama disudahi mereka gagal mencetak gol pemerkecil kedudukan.

Di saat jeda, pihak penyelenggara memutuskan untuk menunda duel ini selama hampir dua jam setelah hujan dan petir mewarnai langit Chichago, yang mana dianggap berbahaya bagi pemain maupun penonton.

Dan ketika pertandingan ini digelar kembali, Kolombia langsung berusaha mencari gol demi menipiskan defisit. Tapi malapetaka justru didapat pasukan Jose Pekerman setelah Carlos Sanchez diusir wasit akibat menerima kartu kuning kedua di menit ke-57.

erlepas timnya bermain dengan sepuluh pemain, Kolombia tetap mampu mengontrol pertandingan namun yang menjadi kekurangan adalah penyelesaian akhir sebagaimana banyak peluang yang dihasilkan bisa dimentahkan atau melebar dari gawang kawalan Claudio Bravo.

Dengan banyaknya menit tersisa ditambah empat menit tambahan waktu, Kolombia gagal memecah kebuntuan hingga merelakan satu tiket final menjadi milik Cile, yang kini berkesempatan mempertahankan gelarnya.

KEMUNGKINAN LINE UP PEMAIN :
Argentina: Romero; Mercado, Otamendi, Funes Mori, Rojo; Fernandez, Mascherano; Gaitan, Banega, Di Maria; Aguero, Messi.
Cile: Bravo; Isla, Medel, Jara, Mena ; Aranguiz), Diaz, Vidal; Vargas , Sanchez, Beausejour.

PASARAN & PREDIKSI FINAL COPA 2016
ARGENTINA VS CHILE
HANDICAP =0 : 1/4 
OVER/UNDER = 2 1/2
PREDIKSI SKOR = 1 – 0

judi online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *